5/29/2010

Poetry

BUMIKU
By: Bellania Nurriz

Dari dulu hingga kini, Di tempat aku salelu berlari, Dimana aku mengejar mimpi, Di bumi ku tercinta ini

Aku telah melewati zaman demi zaman, Semua perubahan telah kusaksikan, Mengapa sedih yang kurasakan, Melihat bumi perlahan berantakan

Setiap pagi aku membuka jendela, Aku mendengar tangisan mereka, Mereka yang senantiasa meneduhi jalan di pinggir kota, Yang semakin lama semakin tiada

Rasa semangat kini menggebu, Untuk membantu, Membuat bumi yang baru, Membuatnya kembali menjadi hijau

Janganlah ragu, Ayo bersatu, bersatu, Untuk menggapai masa depanmu, Menjaga bumi demi anak cucumu


AKU PASTI BISA
By : Bellania Nurriz

Hari ini....., Selama 24 jam, aku mengulang hariku, Aku akan melakukan banyak hal, Sesuatu yang kuharap berguna

Aku sangat ingin dikenang di dunia ini, dengan prestasi maupun kebaikan lainnya, Meskipun jasadku nanti telah di makan cacing

Tapi aku tak tahu caranya, Kedokteran, ekonomi, matematika, hingga luar angkasa, Mereka sudah menelitinya

Aku merasa sangat tertinggal, Terkucilkan, Oleh mereka yang telah berhasil

Kini kurasakan seperti ada embun yang menetes, Di hati dan otakku yang tadinya kering, hampa, Seperti ada lampu yang menerangi jalan di depanku, Ya, aku pasti bisa

Ketika sang surya telah nampak, Langit gelap berubah menjadi terang, Embun yang mengalir di dedaunan, Kicauan urung menambah semangat

Aku pasti bisa


MERDEKA
By : Bellania Nurriz

Hari demi hari ku lalui, Hidupku serasa bagai air yang mengalir, Yang terkadang terhantam batu, Atau berbaur dengan lumpur

Saat aku termenung, Di tengah kesunyian, Aku bertanya,
Mengapa hingga saat ini aku dan yang lainnya, Masih ada di bumi pertiwi ini

Kuanggap semua ini hanya dapat dijawab dengan mesin waktu, Yang dapat menjelaskan pertanyaanku

Dengan ini saya ingin pergi ke masa lalu, 100 tahun yang lalu di tanah pertiwi ini, Melihat perjuangan semua para pejuang, Merebut kemerdekaan demi cucu cicitnya, Yang menumpahkan darah, air mata, dan semangat membara

Hingga satu kata terngiang, ”MERDEKA” kata ini terdengar dimana – mana, Di seluruh penjuru Indonesia, Senyum dan tangis haru membanjiri negri ini

Kini aku mengerti...
Kami bertahan demi mereka, Barjuang demi negara, Dan maju untuk bersaimg


NOT JUST IN DREAM
By : Bellania Nurriz

When i sleep, If i have a nice dream, I hope I am never wake up, To continue my dream

But I know, That is very absurd, I can’ t sleep continually, I have a live, and I must in my live, Not in my dream

But I can embody my dream, Whit my live skill, Whit my heart and my brain

After that, all of my dream is not just dream, Now, my dream is really, And I thinks no one good, Except what I thinks good is really


MY CHILHOOD
By : Bellania Nurriz

When I always made sweets smile, And I always cried if any thinks not I want is happened, When any people pinched my cheek, And I always fall out with my friends to grasp a cute doll

Every morning, My mother paired off my stocking in my little feet, I went to school with my mini backpack, Whit my father, And asked any thinks what I don’t know

Any thinks very delightful, No ones the problems, I do my days with smile

I am so happy, And I will never forget that’s momment, My childhood, Know! I miss all them

__________________________________________________________________

Ehm.. Ehm.
Puisi Diatas Dibuat pada tahun 2007, waktu gue masih kelas 7 SMP.
jadi harap maklum, gak usah di demo kasian anak SMP.

Thanks

No comments:

Post a Comment