Satuu.. duaa.. tiga.. senyum ! ciiiiis ..
Yap kurang lebih seperti itulah kebanyakan kata pembuka saat seseorang ingin memotret orang lain (paling gak kalo kalian gak pernah mengalami. Ini yang orangtua gue praktekin ke gue pas gue masih kecil) dan dengan riangnya gue pasang senyum se asik mungkin hingga akhirnya kamera selesai motret gambar gue.
Menurut gue, kamera itu bisa dibilang benda ajaib. Bebera keajaiban kamera yaitu:
==> bisa di pakai menyimpan atau mengambil moment unik
==> bisa di sebut mesin waktu sederhana
==> bisa di pakai untuk membantu membangun masa depan
==> bisa di pakai untuk mengekspresikan diri bagi beberapa orang (termasuk gue)
==> bagi beberapa orang dijadikan sebagai media ekonomi
Entah mulai dari kapan gue jadi seneng motret. Yang jelas gue ngerasa kalo lagi motret atau liat hasil potertan rasanya menyenangkan dan kayak sudah bikin gambar dunia baru *lebai nih gue haha* . Kadang gue juga ngerasa hasil potretan gue itu beda dengan real object yg gue potret (ya entah lebih bagus atau pun lebih jelek) haha. Tapi bagus jelek hasil potretan itu gak perlu jadi masalah, terkadang hal itu relatif tergantung siapa penilainya. Tapi kan alangkah lebih baiknya kalau hasil potretan yg kita suka juga bisa dinikmati sama orang lain.
Kalian sudah pernah dengar iklan rokok SuryaSlim 16 gak yang bilang kayak gini ..
“ kebanyakan orang menunggu moment bagus untuk memotretnya, tapi saya menentukan moment bagus yg akan saya potret “
Yah kurang lebih begitulan kutipan yg di bilang model iklan tersebut.
Gue setuju banget sama perkataan di iklan itu. Gue juga salah satu penganut teori itu. Memotret itu gue anggap sebagai media mengekspresikan diri, dan dari dulu kalau ada yang berhubungan dengan diri gue sendiri termasuk mengekspresikan diri, gue lebih suka menentukan apa yang gue mau dari pada minta orang lain yang menentukan (tapi kita juga harus mempertimbangkan saran dan keberadaan orang lain ya..). Mendingan nyetir sendiri dari pada di sopirin, karena Cuma kita yg tau persis kemana tujuan kita *alah bahasa gue tinggi banget haha*
Oh iya, gue punya sedikit tips buat hasil potrtan itu bagus…
Yaa pertama mungkin kita bisa belajar memotret di orang yang ahli. Tapi yang paling utama menurut gue adalah perasaan kita saat memotret itu. Bawalah perasaan senang kalian jika ingin hasil yang baik (setidaknya hal ini bisa baik di mata kita sendiri), but not only that, gaka ada salahnya ko’ kalau mau motret dalam keadaan bad mood, hasilnya akan mungkin akan menggambarkan perasaan kalian atau bahkan bisa bikin bad mood kalian jadi sembuh karena motret. Gue sudah beberapa kali ngalaminnya ko’ dan hasilnya garis dua (alias positif).
that's all,
thankyouu
No comments:
Post a Comment